Mentari: 0815 8282 919, Simpati: 0812 1932 3100 , Esia: 021 9929 3773
e-mail: shafiyahfarm@gmail.com
“Insya Allah, Penyakit yang diderita akan diangkat dan disembuhkan, Amin. Kesehatan Anda merupakan rizki Allah yang tiada ternilai harganya, yang harus kita jaga”
Penelitian dari Rumah Sakit Green Lane: Dapatkah Zat Aktif Dalam Air Liur Lintah Mencegah Serangan Jantung?
Ketika sirkulasi darah dalam tubuh dari jantung terhambat, kemungkinan timbulnya serangan jantung akan meningkat. Apabila hal ini tidak ditangani secara tepat dan cepat maka jantung akan kekurangan oksigen yang menyebabkan otot jantung berhenti berkerja. Oleh karena itu Pasien pengidap coronary thrombosis (penyumbatan arteri akibat penggumpalan darah) secara rutin diberikan obat pengencer darah seperti aspirin atau heparin untuk mencegah serangan jantung lebih lanjut. Tapi resiko tetap masih besar karena sayangnya penanganan dengan metode tersebut tidak 100% efektif.
Peneliti dari Rumah Sakit Green Lane, Acukland, Selandia Baru mengadakan penelitian tentang masalah ini. Mereka telah meneliti keefektifan penggunaan obat baru yaitu Bivaldurin untuk penanganan penyakit coronary thrombosis melalui serangkain percobaan. Menariknya, Bivalrudin adalah bentuk lain dari Enzym Hirudin yang terkandung dalam aiur liur lintah. Bivalrudin mengandung effect anti-coagulant yang permanen dan mengurangi kemungkinan serangan jantung sampai dengan 33,%. Pengobatan dengan enzym yang terkandung dalam lintah ini diketahui 30% lebih efektif daripada penggunaan Heparin.
Penelitian tersebut berdasarkan percobaan atas sejumlah 17.000 pasien pasien pengidap coronary thrombosis, yang dikelompokan menjadi 2 (dua) kelompok. Satu kelompok pertama diberikan Heparin, sedangkan kelompok lain diberikan Bivaldurin.
Harvey White, Imuwan dan Peneliti dari Rumah Sakit Green Lane menjelaskan, bahwa dari seribu pasien yang diberikan Bivaldurin dalam 30 hari setelah terkena serangan jantung, terdapat lebih sedikit kasus pasien mengalami serangan jantung lanjutan dari pada pasien yang diberikan Heparin.
(Sumber: http://www.oval-film.com/ekelhaftgesund/engl/blutegel/studien.htm)
The Nature has its own way of curing everything…
—————————————-
Artikel Aslinya dengan judul yang sama
Green Lane Hospital:
Can active ingredients in leech saliva protect against heart attack?
When the circulation of blood is blocked from the heart, heart attack may occur quickly. If this isn’t treated correctly and swiftly, an oxygen deficiency may occur and consequently the muscles of the heart can die. Patients with coronary thromboses are therefore routinely treated with a blood-thinning agent such as Aspirin or Heparin to avoid further attacks. Still, the danger is there: The treatment is unfortunately not 100 per cent effective.
New Zealand researchers at the Green Lane Hospital in Auckland are working on this problem. They have surveyed the effectiveness of a new medication called Bivaldurin through clinical trials. Interestingly, this substance is a genetically altered form of the enzyme Hirudin, found in leech saliva. Bivaldurin has a lasting anti-coagulant effect and reduces the likelihood of another heart attack by one third. This leech saliva enzyme-based medication has been found to be 30 per cent more effective than the conventionally used Heparin.
The study was based on clinical trials of 17,000 patients. One group of post-coronary patients was given Heparin and another group was given Bivaldurin. The question was how many patients would later suffer a further heart attack.
“Of a thousand patients who received Bivaldurin within 30 days of their heart attack, there were far fewer cases of later coronary incidents than with the patients treated with Heparin,” explains research scientist Harvey White from Green Lane Hospital.
(http://www.oval-film.com/ekelhaftgesund/engl/blutegel/studien.htm)
Terapi alternatif dengan Lintah (Hirudo Medicinalis) telah digunakan sejak abad ke 18, di zaman modern ini banyak hal yang dianjurkan oleh para ahli dalam soal makanan maupun perawatan tubuh untuk memakai bahan alami dari alam.tidak terkecuali dalam bidang pengobatan, Kembali ke alam dengan terapi lintah,metode purba,manfaat hirudin asli dari alam sebagai antikogulan pada kardiovaskular.
Terapi hirudo Medicinalis leech dan Herbal yang kami lakukan sejak tahun 2000 untuk pengobatan berbagai penyakit seperti Kelenjar Getah Bening, Tyroid, Kanker Payudara, Migrain, Jantung Koroner, Saraf terjepit, Diabetes kering maupun basah. Telah banyak pasien yang disembuhkan melalui metode terapi ini, proses penyembuhannya dapat dirasakan hari demi hari dan sangat cepat. Hingga saat ini tidak ditemukan adanya efek samping sebagai akibat terapi hirudo medicinalis leech.
DIABETES MELITUS
Setiap tahun lebih dari tiga juta orang di seluruh dunia meninggal sebagai akibat dari komplikasi Diabetes Mellitus atau dengan kata lain terjadi satu kematian setiap tiga detik. Diet serta olahraga yang teratur dapat mengurani secara drastis kemungkinan seseorang dengan toleransi glukosa terganggu karena diabetes. Terapi efektif bisa dilakukan dengan lintah, untuk mengobati Diabetes Mellitus (kering) lintah-lintah tersebut ditempelkan pada bagian yang ba’al, mati rasa, kesemutan, kaku, sakit disekitar kaki maupun tangan.
Gangguan seperti sering buang air kecil pada malam hari, tidak bisa buang air besar setiap hari, perut kembung dan gangguan disfungsi ereksi bisa disembuhkan dengan Terapi lintah & herbal yang teratur.
Diabetes Mellitus, gangrene, radang, bengkak, luka yang tidak bisa sembuh, busuk, sudah mati rasa disekitar lubang luka, saraf / jaringan yang mati akan hidup kembali tanpa perlu diamputasi dengan terapi lintah dan ramuan herbal. Diabetes Mellitus (basah) bisa disembuhkan.
KELENJAR TYROID / GETAH BENING / KANKER
Pada umumnya bila terasa ada benjolan dileher maupun dipayudara sebelum terasa sakit atau nyeri didiamkan saja. Hasil pengobatan pada kanker dini jauh berbeda dengan kanker yang sudah lanjut. pada kanker dini umumnya pengobatan lebih sederhana, lebih murah, dan yang lebih penting lagi adalah hasil pengobatan yang jauh lebih baik. Perlu diketahui bahwa kelenjar tyroid / getah bening dan sel kanker berkembang setiap saat, ada yang sangat cepat sedangkan yang lain lambat. Apapun namanya tetaplah sel-sel yang abnormal harus benar-benar diwaspadai. Dengan terapi yang kami lakukan biasanya, benjolannya akan terus mengecil seiring masa pengobatan yang dijalani juga rasa sakit akan berkurang dan hilang.
Kami adalah yang pertama dan berhasil menggunakan metode ini, semua dilakukan tanpa Operasi, Kemoterapi, Hormonterapi ataupun Radiasi. Dengan therapy yang kami lakukan biasanya, benjolannya akan terus mengecil seiring masa pengobatan yang dijalani juga rasa sakit akan berkurang dan hilang.
Kasus benjolan di payudara hanya 10-25% saja yang ternyata merupakan kanker, benjolan lain bisa merupakan Kelenjar, Kista atau penyakit yang bukan kanker, kanker timbul karena multifactor.
SARAF TERJEPIT / CEDERA OTOT
Kesemutan adalah gejala yang muncul akibat gangguan pada sistem saraf sensorik. Gangguan itu timbul karena rangsang listrik pada sistem itu tidak tersalur secara penuh. Berikut ini kelompok penyebab kesemutan akibat trauma (saraf terjepit otot, tertimbun cairan tertentu dalam tubuh, atau terjepit benda lain di luar tubuh yang memengaruhi otot dan saraf). Juga akibat aktivitas anggota tubuh, entah tangan, kaki, atau bagian tubuh lain, tanpa henti.
Dimulai dari rangsangan berupa sentuhan, tekanan, rasa sakit, suhu panas atau dingin, rangsangan ini diterima reseptor saraf pada kulit, lalu dikirim ke saraf tepi, masuk dalam susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang.Gangguan saraf tepi yang biasanya mewujud pada gejala kesemutan bisa muncul akibat saraf terjebak otot atau jaringan lain.
Di dalam tulang punggung berjajar sumsum tulang yang bisa menekan saraf di sekitarnya atau menekan saraf yang keluar dari setiap tulang punggung. Di setiap tulang punggung, terdapat lubang tempat keluar akar saraf yang berasal dari sumsum tulang. Tempat keluar ini bisa dipersempit oleh inti tadi, sehingga saraf tertekan. Inilah yang biasa disebut sebagai saraf terjepit oleh awam
Terapi lintah untuk keluhan sakit karena saraf terjepit sangat efektif dan cepat menghilangkan nyeri, kaku, sulit bergerak, panas yang disertai dengan kenjang-kejang. Karena dalam air liur lintah [hirudin] banyak terkandung antikogulan [anti pembekuan darah] biasanya dalam kasus saraf terjepit terjadi penbekuan darah dan juga cairan.Dengan terapi lintah & herbal,pasien terhindar dari kerusakan saraf secara permanent. Seiring masa terapi keluhan sakit karena saraf terjepit akan hilang dan sembuh seperti semula.
MIGRAIN
Kata migrain sendiri berasal dari perkataan Yunani, hemikrania, yang berarti “separo kepala”. Seperti yang selama ini dikenal awam, migrain memang kerap muncul di satu sisi kepala. Sekali muncul di kanan ya kanan saja, kalau nongol di kiri, ya terus kiri. Dari kata hemikrania itu kemudian berubah menjadi migrain (migraine).
Penyakit kepala satu ini paling menjengkelkan, dan acap diberi label pusing kepala sebelah. Sakitnya tak tertahankan, uniknya berdasarkan penelitian penyakit migrain ini paling sering menyerang kaum wanita.
Penyebab migrain bisa bermacam-macam. Mulai dari peredaran darah yang tidak lancar dalam otak karena kelelahan dan kurang beristirahat, pola makan yang buruk, radang tonsil sampai pencernaan yang kurang bagus daya kerjanya. Nyeri pada migrain disebabkan karena pelebaran pembuluh darah di otak. Hal ini antara lain berkaitan dengan kadar hormon serotonin dalam darah. Jika kadarnya tinggi, pembuluh darah akan menyempit, sebaliknya jika kadarnya rendah maka pembuluh darah akan melebar. Gejala yang dialami jika migrain muncul adalah nyeri kepala yang sangat hebat, biasanya di satu sisi namun dapat pula di kedua sisi kepala.
Manfaat terapi lintah untuk kesehatan & pengobatan karena dalam air liur lintah [hirudin] banyak terkandung antikogulan [anti pembekuan darah] juga zat lainnya seperti penisilin, anti radang dan anestesi / bius.Terapi lintah & herbal untuk melancarkan peredaran darah dan oksigen dari seluruh jaringan saraf halus maupun otot keseluruh tubuh terutama ke kepala khususnya otak.Netralisir Pemyenpitan atau pelebaran penbuluh saraf diotak untuk mengobati gangguan migraine.
Nyata, sudah terbukti. Sampai saat ini kami adalah yang pertama didunia mampu mengobati Migraine secara tuntas, Berat maupun kronis [diatas sepuluh tahun] dengan pengobatan terapi Hirudo Medicinalis Leech / lintah dan herbal yang kami lakukan, bagi penderita migraine umumnya akan sembuh total dalam 8 s/d 16 kali terapi.[satu sesi 8 x terapi dalam 1 bulan] Persentasi kesembuhan mencapai 95 %. Terbukti paling aman, cepat dan tanpa efek samping.